shely tjoanda laos sarbin sehe
Satu tahun kinerja Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos dan Wakil Gubernur, Sarbin Sehe mendapat apresiasi dengan tingginya tingkat kepuasan atas kinerja keduanya. (Foto: Pijarpena.id/Fahmi Dj)

Ini Tingkat Kepuasaan Warga Pedesaan atas 1 Tahun Kinerja Gubernur Sherly

Ternate, SALOI.ID

Tepat pada 20 Februari 2026 merupakan satu tahun masa periode kepemimpinan pasangan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos dan dan Wakil Gubernur, Sarbin Sehe. 

Berdasarkan hasil survei yang dirilis Indikator Politik Indonesia pada 4 Maret 2026 terhadap raport tahun pertama Gubernur Sherly, atas kebijakan publik Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Malut, disebutkan sebanyak 85,1 persen menyatakan puas.

Terinci, sebanyak 41,5 persen menyatakan sangat puas, 43,6 persen yang menyatakan cukup puas. Sementara sisanya, 7,8 persen menyatakan kurang puas dan 1,8 persen tidak puas.

Secara demografi, tingkat kepuasan warga pedesaan di Provinsi Malut turut menjadi sorotan dalam survei atas kinerja gubernur wanita pertama di Malut itu.

Berdasarkan data tersebut, tingkat kepuasan penduduk pedesaan berada di angka 84,1 persen, sedikit lebih rendah dibanding penduduk perkotaan yang berada di angka 87 persen.

Baca pula:  Dongkrak Ekonomi Desa, Pemerintah Siap Bangun 80 Ribu Kopdes

Dari hasil survei tersebut dikatakan, kondisi jalan yang rusak merupakan masalah utama yang patut jadi perhatian pemerintah saat ini, dengan persentase sebesar 30,4 persen responden.

Lalu mahalnya harga-harga kebutuhan pokok juga turut disentil sekitar 14 persen responden dan mahalnya harga pupuk (7,3 persen) sebagai masalah utama daerah yang patut jadi perhatian pemerintah.

Dari data yang dirilis pula, secara umum tingkat kepuasan warga di 10 kabupaten dan kota berada di angka di atas 75 persen, dimana dengan tingkat kepuasan tertinggi di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) sebanyak 100 persen.

Adapun dua daerah lain yang tingkat kepuasannya diatas 90 persen yakni Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) sebesar 97,7 persen dan Kabupaten Halmahera Utara sebanyak 91,2 persen.

Daerah dengan tingkat kepuasan terkecil, yakni Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) sebesar 70,3 persen, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) sebesar 74,2 persen dan Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) sebesar 75 persen.

Begitu pula dengan kepuasan kinerja Wagub Sarbin Sehe, disebutkan mayoritas warga juga puas dengan angka persentase sebesar 77,9.

Baca pula:  Ini Besaran Dana Reguler Tiap Desa se-Kabupaten Kepulauan Sula TA 2026

Dari data itu pula disebutkan sebagian besar atau 74 persen responden menyatakan puas atas kualitas layanan kesehatan pemerintahan Serly-Sarbin.

Lalu sebanyak 73 persen menyatakan puas atas penyediaan jaringan listrik dan jaminan layanan kesehatan bagi masyarakat.

Adapun tingkat kepuasan paling sedikit yang patut menjadi evaluasi pemerintah berkaitan dengan urusan-urusan wajib pemerintahan, yakni terhadap kemudahan akses permodalan (52 persen), pengelolaan sampah (48 persen) dan pembinaan koperasi di masyarakat (46 persen).

banner
WhatsApp Channel SALOI.ID