RTL Desa Nusliko
Salah satu rumah layak huni yang dibangun Pemdes Nusliko dengan anggaran yang bersumber dari ADD desa tersebut. (Foto: Dok. Pemdes Nusliko)

Desa Nusliko (tetap) Fokus Program RLH dan Pemberdayaan di Tahun 2026

Berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan pelayanan paripurna bagi masyarakat, Pemdes Nusliko di tahun 2026, tetap memprioritaskan program pro rakyat yang dinilai penting dalam meningkatkan akses, produktivitas dan ekonomi warganya.

TERNATE, SALOI.ID

Pemerintah Desa Nusliko, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), memastikan program prioritas tahun anggaran 2026 tetap difokuskan pada pembangunan rumah layak huni (RLH) di wilayahnya.

Selain itu, berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan akan dilaksanakan yang diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Nusliko, Hans Tatali mengatakan, pada 2026 pemerintah desa (Pemdes) menargetkan pembangunan dua unit rumah baru dan rehabilitasi enam unit rumah tidak layak huni.

Program tersebut bersumber dari 25 persen Alokasi Dana Desa (ADD) serta bantuan keuangan daerah. Ini tercantum dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Nusliko tahun 2026.

“Pelaksanaannya menunggu tahapan pencairan dana. Kemungkinan mulai Maret atau April,” ujar Hans Tatali melalui pesan WhatsApp pada SALOI.ID, Rabu (04/02/2026).

Selain sektor perumahan, Pemdes Nusliko juga memprioritaskan pembangunan jalan tani untuk menunjang aktivitas pertanian warga, bantuan armada perahu fiber bagi nelayan, bantuan UMKM.

Baca pula:  Berapa Jumlah BUM Desa dan BUM Desma di Malut? Ini Rinciannya

Lalu ada pelayanan kesehatan, penanganan stunting, ketahanan pangan serta sejumlah program pro rakyat lainnya yang dinilai penting dalam meningkatkan akses, produktivitas dan ekonomi masyarakat.

Di bidang sosial, pemerintah desa tetap melanjutkan program bantuan bagi kelompok rentan seperti lansia, janda, penyandang disabilitas, ibu hamil dan ibu menyusui.

Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp.500 ribu per bulan sesuai kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji dan Ahlan Djumadil (IMS-ADIL).

Sementara itu, pada tahun 2025 Desa Nusliko telah melaksanakan sejumlah program pemberdayaan ekonomi. Program tersebut menjadi fondasi penguatan ekonomi desa secara berkelanjutan.

“Seperti pembangunan jalan tani sepanjang 100 meter, bantuan mesin paras bagi petani, bantuan ketinting dan body fiber untuk nelayan serta bantuan alat produksi es bagi pelaku UMKM,” ungkap Hans.

Dirinya juga menyebutkan, pada tahun 2025, pembangunan rumah layak huni di Desa Nusliko telah direalisasikan sebanyak empat unit rumah baru dan rehabilitasi enam unit rumah yang rampung 100 persen pada Desember 2025.

Baca pula:  Desa di Pulau Gebe ini Raih Penghargaan Nasional Tata Kelola Pemerintahan

Dengan perencanaan tersebut, Pemdes Nusliko berharap program tahun 2026 dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan yang masif di Desa Nusliko tidak terlepas dari kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah.

“Semuanya berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan pelayanan paripurna bagi masyarakat Halmahera Tengah,” pungkas Hans. (amj/fm)

Naskah: Abd. Malik Jais DoaPenyunting: Fahmi Dj

banner
WhatsApp Channel SALOI.ID